Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2022

Hanya itu

 Aku hanya hendak bercerita, mengabarkan kabarku yang dulu kau takut aku kenapa. Aku hanya hendak mengatakan aku sedang tidak baik. Aku cuma ingin kamu hadir malam ini karna aku tak mampu menahan beban itu sendiri. Aku cuma ingin kamu menenangkan.. Aku hanya berusaha menjawab pertanyaanmu dengan sejujur-jujurnya, tapi yang datang bukan kata "ada aku disini" yang ada "kenapa begitu". Aku cuma ingin mengatakan aku serindu itu.. aku cuma ingin mengatakan aku tak usah punya sesiapa. aku cuma butuh pelukmu. Aku hanya butuh kamu hadir malam ini tak lebih... seperti aku menyanyikanmu ketika kau butuh aku bersenandung menghantarmu lelap Hanya itu tak lebih....

kabarku

Aku separuh melapuk, sesibir lebur dan sepiak retak   Dunia tempat yang lucu ya? Tempat beriang dan bersedih di satu tempat. Tempat bergelak dan berkabung di ruang waktu yang partikular. Kini, aku melihatnya dengan lebih jelas sebagai tokoh netral yang berpadu dalam cerita plural didalamnya. Aku beradu dengan rasa bergejolak dalam hati, berusaha terbiasa dan menerima sepi menjadi kawan bukan lawan. Aku menjadi "diriku" yang mungkin 2 atau 3 tahun "diriku" yang lalu tak kenal.  Dunia tempat yang lucu ya? Manusia seenaknya bermain dengan rasa, bermain dengan hati. menjadikan bahan guyonan sedangkan lucu tak aku rasa hadirnya. hanya terpuruk makin terpuruk, hanya tersungkur makin tersungkur. Aku terbiasa membawa hangat sekarang dingin yang bisa aku tuai. Dunia tempat yang lucu ya? ketika semua manusia menjadi beramai dan aku bersulih menjadi retak, tak berwajah dan tak sehangat biasa. apa ini memang jalannya? Aku hanya menerka dan tak paham suratan. Aku merapuh seperti...